Ratusan PNS Bangkalan Belum Terima Gaji, Ini Penyebabnya

Placeholder
Nusantara

BANGKALAN - Keterlambatan penyerahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Bangkalan 2017 ke Provinsi Jatim dan belum dilantiknya pejabat Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) berimbas terhadap penundaan gaji pejabat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Bangkalan.

Kondisi ini membuat para PNS resah. Pasalnya, hingga memasuki hari kesepuluh di bulan Januari ini, kabar terkait kapan mereka menerima gaji belum juga diketahui. Sementara, kebutuhan rumah tangga terus mendesak.

"SK saya ada di Bank Jatim, otomatis ada cicilan. Belum lagi cicilan sepeda motor. Saya belum tahu kapan gaji akan turun," ungkap salah seorang PNS yang ditemui SURYA.co.id di sela - sela aksi demo massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di depan Kantor Pemkab Bangkalan, Selasa (10/1/2017).

Ia menjelaskan, para PNS tidak diberitahu kapan gajian akan turun. kondisi semakin runyam ketika dirinya mendapatkan informasi bahwa akan menerima gajian setelah enam bulan ke depan.

"Disuruh sabar, begitu saja. Waduh berat jadinya. Untung yang memenuhi kebutuhan dapur, sementara ini istri saya. Tapi kalau sampai enam bulan tidak terima gaji, tidak enak jadinya sama istri," jelasnya.

Pria yang sudah sepuluh tahun menjadi PNS itu mengaku tidak habis pikir dengan masalah ini.

Padahal, anggaran dari pusat sudah turun pada Desember 2016. Berikut Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

"Teman - teman hilang semangat. Buat apa kerja jika gaji belum jelas. Saya kira ini masalah kelalaian saja," pungkasnya.

Belum dilantiknya pejabat SOPD baru hingga berimbas pada belum diterimanya gaji para PNS di Bangkalan membuat Bupati Bangkalan RK Moh Makmu Ibnu Fuad (Makmun) mendapat teguran dari Gubernur Jatim Soekarwo atau Pakde.

Didampingi Ketua DPRD Imron Rosyadi dan Sekretaris Daerah Bangkalan Eddy Moeljono, Bupati Makmun memenuhi panggilan Pakde, Senin (9/1/2017).

"Betul, kemaren kami menghadap Pak Gubernur," ungkap Eddy Moeljono kepada Surya ( Network).



Warta Sejenis

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!